Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Performa Honda All New Scoopy 2021

Kangandi - Karakter mesin All New Scoopy yang turunan Genio dan juga dipakai di All New BeAT memang khas, tarikan awal dari berhenti hingga 30 km/jam cukup responsif, namun kemudian untuk naik sampai 60 km/jam terasa lama. Malah di kisaran 50 km/jam ada sedikit vibrasi yang terasa di area dek dan jok. Baru kemudian jika kecepatan dijaga di atas 60 km/jam hingga 80 km/jam maka terasa enteng, tampaknya itu dalam posisi peak power 8,9 dk yang didapat di 7.500 rpm.

Tapi kemudian lambat lagi jika diajak menyentuh angka 100 km/jam. Karakter tersebut didapat dari mesin 110 cc baru yang diusung, yang punya langkah piston sangat panjang (overstroke), yaitu 63,1 mm, sedang ukuran piston cuma 47 mm. Ciri khas mesin overstroke memang torsi awal besar, namun untuk mengail putaran tinggi perlu waktu lama. 


Jadi naik All New Scoopy layaknya Genio dan All New BeAT, lebih cocok buat pengendara yang kalem dan lebih banyak jalan santai, atau buat yang lebih sering berkendara di kemacetan, dengan kecepatan kisaran 20-30 km/jam saja. Untuk pengendara yang berkarakter agresif dan perlu sering menyalip, maka akan dipaksa sabar, Hal itu karena jika gas dibejek langsung gede, respons mesin malah kosong seperti ‘ngok’, jadi bawa motornya gas harus diurut perlahan hingga kecepatan stabil di atas 60 km/jam. Jika kecepatan turun di bawah 60 km/jam maka harus kembali sabar.

Saat akan menyalip kendaraan yang lebih besar pun harus benar-benar diperhitungkan, apakah kecepatan sudah mumpuni, jadi sangat perlu menjaga momen dan kecepatan. Bagaimana jika menghadapai tanjakan? Ternyata All New Scoopy tetap mampu, bahkan saat berboncengan sekalipun, tapi lagi-lagi melahapnya harus perlahan, buka gasnya harus diurut dan kecepatannya tak bisa kencang. Karakter mesin All New Scoopy yang smooth pun terekam jelas dari hasil tes akselerasi pakai Racelogic, bedanya cukup signifikan jika dibanding Scoopy model 2017.

Lihat saja untuk meraih kecepatan 0-60 km/jam, All New Scoopy butuh waktu 7,5 detik, sedang Scoopy versi 2017 7 detik saja. Gap makin menjauh untuk mencapai 80 km/jam, 14,8 detik, lebih lambat 1 detik dari Scoopy lama. Malah All New Scoopy tak bisa meraih 100 km/jam, di Racelogic mentok di angka 95,3 km/jam, walaupun di spidometer tertera jarum lewat dari angka 100 km/jam. Padahal versi sebelumnya bisa walaupun diraihnya butuh waktu 54,3 detik. Raihan waktu untuk meraih jarak dari 0-100 meter sampai 0-402 meter pun All New Scoopy kalah cepat.


Karakter mesin yang seakan memaksa untuk selalu berkendara santai, karena mesin cenderung enggan berkitir tinggi, berkorelasi positif terhadap konsumsi bensin irit banget sampai bikin takjub! Saat pengetesan All New Scoopy ini dipakai buat aktivitas ke mana saja, dari wara-wiri harian baik itu liputan hingga belanja ke pasar.

Termasuk 2 kali liputan ke kawasan Sentul City yang dipenuhi tanjakan dan berboncengan, konsumsi bensin rata-ratanya masih tembus 55,7 km/liter! Kebangetan kan iritnya? Padahal ngegasnya lebih banyak dibejek mentok, karena yang ngegas bukan tipe sabar. Kebayang kan kalau ngegasnya santai, yakin klaim PT Astra Honda Motor (AHM) sebesar 59 km/liter bisa dicapai bahkan terlampaui.

KANG ANDI
KANG ANDI Hatur nuhun....sudah bersedia mampir ke warung yang sangat sederhana ini...!!! Salam santun ka palawargi sadayana...!!!

Post a Comment for "Performa Honda All New Scoopy 2021"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi