Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Merawat Radiator, Agar Mesin Tetap Dingin

Kangandi - Ada satu komponen penting yang memiliki peranan krusial pada sebuah sepeda motor. Komponen tersebut bernama radiator yang berfungsi untuk mendinginkan mesin ketika selesai digunakan. Karena memiliki fungsi yang krusial, maka perawatan dari komponen ini harus dilakukan secara benar. Radiator yang rusak bisa membuat motor menjadi panas, sehingga kerusakan sangat mungkin muncul dari sebuah mesin.

Namun tidak semua sepeda motor menggunakan raditor untuk pendinginan mesin, ada juga beberapa tipe yang menggunkan kipas atau saringan udara. Benerapa contoh sepeda motor yang berpendingan cairan alias radiator diantaranya Honda PCX, Vario 150, Honda ADV 150 dan motor sport. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk melakukan perawatan radiator....???

Berdasarkan rilisan resminya PT Daya Adicipta Motor (DAM) menjelaskan bahwa kondisi radiator harus tetap stabil.Sub Departement Head Technical Service PT DAM, Ade Rohman menjelaskan bahwa radiator yang rusak bisa menyebabkan kerusakan pada Cylinder mesin atau pun bagian lainnya. Karenanya ada lima tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kinerja Radiator agar tetap mumpuni yaitu :

1. Periksa secara rutin ketinggian permukaan air coolant di dalam Tabung5Reservoir. Ketinggan air coolant di dalam reservoir harus selalu berada diantara garis upper dan lower. Proses pemeriksaannya, suhu mesin harus dalam kondisi dingin dan sepeda motor berada pada posisi standar tengah. “Jika kapasitas air coolant di dalam reservoir tank kurang dari standar, tambahkan cairan khusus air choolant sampai ke batas garis upper,” ujar Ade.

2. Menguras cairan air coolant secara berkala sesuai dengan petunjuk pada buku service di masing masing tipe sepeda motor. Pengurasan air coolant sebaiknya dilakukan di bengkel resmi Honda atau AHASS. ”Setiap tipe mempunyai periodical maintanance yang berbeda, untuk mengetahuinya harus dilihat dari jadwal maintenance per tipe sepeda motor di buku service nya masing-masing,” ujar Ade.

3. Gunakan Radiator yang sesuai dengan tipe motor yang digunakan oleh pengendara. Cari air radiator yang memiliki kelebihan sebagai berikut :

  • Tidak membeku pada suhu 0° dan tidak mendidih pada suhu 100° sehingga mampu memberikan fungsi pendinginan yang maksimal.

  • Tidak menimbulkan karat (Mempunyai formula anti karat).

  • Tidak meninggalkan sisa kotoran di dalam radiator (Mempunyai formula anti kerak).

  • Tidak menimbulkan buih sehingga mampu memaksimalkan fungsi dari proses pendinginan mesin.

4. Rutin membersihkan kisi-kisi atau sirip pendingin radiator terhadap adanya kotoran yang menempel seperti lumpur atau debu. Hati-hati dalam membersihkanya, jangan sampai merusak sirip radiator tersebut.

5. Dilarang menggunakan cover radiator variasi yang menutupi keseluruhan badan radiator. “Hal ini akan mengganggu kinerja dari sistem pendinginannya sehingga performa mesin sepeda motor dapat cepat menurun dan mengalami kerusakan,” ujar Ade.

KANG ANDI
KANG ANDI Hatur nuhun....sudah bersedia mampir ke warung yang sangat sederhana ini...!!! Salam santun ka palawargi sadayana...!!!

Post a Comment for "Tips Merawat Radiator, Agar Mesin Tetap Dingin"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi