Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Viral Disosmed, Razia Kenalpot Racing Langsung Rusak Ditempat. Apakah Boleh??

Kangandi - Seperti yang kita tahu dalam beberapa hari belakangan Viral video Via sosial media terkait razia yang digelar kepolisian di daerah Bandung. Seperti dilansir Kompas video tersebut memperlihatkan petugas kepolisian memukul sepeda motor menggunakan tongkat. Dalam video juga terlihat orang tidak mengenakan seragam polisi melakukan tindakan yang sama melakukan pengrusakan knalpot motor yang melintas. Salah satu biker penunggang Honda NSR 150R Shendy Achmad mengaku menjadi korban dimana knalpotnya dirusak oleh oknum tak dikenal saat dirinya sedang diberhentikan petugas… 

" Saya dan teman-teman komunitas lainnya sedang melakukan roling bulanan. Kita melaju tidak kencang, tidak Arogan, safety riding juga. Sebab sudah aturan dari komunitas juga kalau riding jauh SOP harus dipenuhi. Masker helm full face sepatu dan kelengkapan motor juga…” seru Shendy via Kompas. ” Kami berkendara ke arah Ciater pas belokan Saya kira ada kecelakaan atau apa karena banyak banget orang ngumpul. Ehhh ternyata ada razia. Kebetulan saya diberhentikan oleh Polisi kemudian ditanyakan kelengkapan motor. Pas saya ambil dompet langsung ada yang memukul knalpot….

 Saya kan bingung, saya tanya ke polisinya salah saya apa? Polisinya cuma bilang udah…udah. Pas saya lihat knalpot sudah bengkok. Saya lihat lagi orangnya sudah tidak tahu kemana…” cetus Shandy seperti dilansir Kompas. Doi menyayangkan adanya oknum main hakim sendiri terhadap para pengguna motor knalpot racing. Termasuk komentar netizen yang prihatin terhadap aksi main hakim sendiri. Pertanyaannya sebenarnya Bolehkah hal itu dilakukan? yakni merusak knalpot di lokasi? Kenapa aksi ini dilakukan?

Dalam masalah ini kita memang tidak bisa langsung justifikasi secara prematur. Sebab suka atau tidak Hal ini dipicu oleh para Bikers yang suka melakukan aksi kebut dan cornering di Lokasi…itu info yang saya baca dari blogger kondang yakni iwanbanaran. Para Bikers yang tidak peduli terhadap teguran penduduk sekitar termasuk suara knalpot bising yang mungkin semakin menambah kekesalan warga. Jadi memang ada historynya. So… sepertinya tindakan tersebut untuk memberikan Efek Jera. Namun pertanyaannya…. bolehkah dengan cara merusak knalpot tersebut di lokasi secara blak-blakan?

Negara kita adalah negara hukum. Jika kita meletakkan pada aturan memang pengrusakan properti tidak diperkenankan. Ada aturan di mana jika ditemukan sepeda motor yang tidak standar dari aslinya, tindakan yang dilakukan adalah tilang. Dan yang paling ekstrem melakukan penyitaan motor dan itu pun tetap tidak sesuai dengan konteks pelanggaran hukum knalpot racing yang cukup dengan tilang. Senada dengan konfirmasi pakar hukum yang juga Blogger kondang yakni Cak Leopold7 yang memberikan pencerahan tentang aturan jelas terhadap ini….

” Petugas tidak dapat memusnahkan barang bukti tanpa penetapan pengadilan. Termasuk menetapkan sanksi fisik di tempat. Diskresi yg diatur dlm UU Kepolisian (pasal 18 ayat 1) juga memiliki batasannya…

"Tapi di lain sisi kalau ini kejadiannya di Lembang – Ciater kita juga harus cek tradisi sunmori disana yg lama dikeluhkan warga sampai warga dan kepolisian melakukan sweeping…." serunya kepada sang blogger kondang. Yup… itulah dasar hukum di mana memang tidak diperkenankan merusak properti atau sanksi fisik di tempat. Jadi kira-kira demikian. So…boleh atau tidak ? dari sini sebenarnya jawabannya wis clear. Namun sekali lagi memang semua ada pangkal musababnya…

Ketika kejadian terus terulang dan hal ini membuat kekesalan penduduk memuncak kadang-kadang rambu-rambu hukum ditabrak. Dari sini kita harus bijak menyikapi tidak terpancing emosi dan mencoba merenung apa yang salah. So… bagi teman-teman biker mungkin dari sini sudahi aksi kebut-kebutan ataupun cornering di lokasi yang bisa membahayakan orang lain karena dampaknya cukup besar bagi pengendara lain yang mungkin tidak ikut-ikutan. Dan untuk oknum perusak, mari hormati hukum dan kembalikan semuanya pada payung hukum yang mengatur tentang knalpot tidak standar melalui tilang yang sudah diatur oleh undang-undang lalu lintas…

KANG ANDI
KANG ANDI Hatur nuhun....sudah bersedia mampir ke warung yang sangat sederhana ini...!!! Salam santun ka palawargi sadayana...!!!

Post a Comment for "Viral Disosmed, Razia Kenalpot Racing Langsung Rusak Ditempat. Apakah Boleh??"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi